Wisata Kawah Tangkuban Perahu – Harga Tiket Masuk Dan Rute Lokasi

Wisata Gunung Tangkuban Perahu – Siapa sih yang enggak tahu gunung tangkuban perahu, gunung ini sudah ada sejak dahulu dan gunung tangkuban ini merupakan destinasi gunung yang indah. Dengan ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, di lokasi ini pengunujung akan sangat dimanjakan dengan pemandangan indah sejauh mata memandang. Hamparan pegunungan menjulang, hijaunya pepohonan, eksotisnya pemandangan kawah di puncak gunung, dan lain sebagainya.

Jadi memang tidak mengherankan jika wisata Tangkuban Perahu menjadi favorit para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Mungkin bagi yang tinggal didaerah bandung sudah mengenal gunung ini sejak kecil. dan sudah diceritakan tentang legenda gunung tangkuban perahu ini. Apa sih Legenda Gunung Tangkuban Perahu ini? Nah mungkin diantara kalian tidak tahu legenda ini, jangan khwatir! saya akan menceritakan secara singkat tentang legenda gunung tangkuban perahu.

Gunung Tangkuban Perahu

Nah pada kesempatan kali ini Aneka Wisata Seru akan mengajak anda berkeliling ke gunung Tangkuban Perahu, selain itu juga Aneka Wisata Seru akan memberikan informasi wisata di gunung tangkuban perahu seperti beerbagai kawah-kawah yang indah, rute menuju lokasi, dan harga tiket masuk ke gunung tangkuban perahu.

Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Mungkin ini yang anda tunggu-tunggu mengenai legenda gunug tangkuban perahu, legenda ini sudah menyebar di daerah bandung bahkan masyarakat indonesia pun sudah pada tahu legendannya tetapi mungkin ada juga yang belum tahu legenda gunung tangkuban perahu.

Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali.

Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi.

Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut. Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang.

Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring selalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.

Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang.

Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya. Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada.

Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya.

Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar. Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut.

Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya,

Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang.

Syaratnya adalah Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.

Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu.

Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi. Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk

Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu (perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul.

Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini. Perahu yang setengah jadi itu konon menjadi gunung. Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung. Asal muasal terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu berasal dari legenda.

Rute Menuju Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu adalah tempat wisata di Bandung dan sekitarnya yang sangat mudah dijangkau jalurnya. Selain jaraknya yang cukup dekat, lokasi Tangkuban Perahu juga dirasa tidak terlalu sulit untuk dijangkau.

Jadi tidak hanya anda yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil misalnya, tetapi anda yang berkunjung menggunakan berbagai moda transportasi umum lainnya pun tidak terlalu susah menjangkaunya. ada banyak sekali rute Tangkuban perahu yang bisa dilewati jika anda hendak berkunjung ke tempat wisata Tangkuban Perahu ini.

Jika anda pergi menggunakan kendaraan pribadi seperi mobil atau motor, ada dua rute yang bisa Anda pilih.

  • Keluar pintu tol Pasteur menuju ke Jalan Dr. Djunjunan – Pasirkaliki – Sukajadi – Setiabudi – Lembang – Gunung Tangkuban Perahu.
  • Keluar pintu tol Padalarang menuju arah Cimahi – belok kiri ke arah Jalan Kolonel Masturi – sampai pertigaan Jalan Raya Lembang, belok kiri – Gunung Tangkuban Perahu.

Sementara jika anda menggunakan kendaraan umum, untuk itu anda bisa pilih rute dibawah ini:

  • Dari Terminal Leuwi Panjang (Bandung) – naik bus jurusan Bandung-Indramayu – turun di pertigaan gerbang Gunung Tangkuban Perahu.
  • Dari Stasiun Hall (Bandung) – naik angkot jurusan Stasiun Hall-Lembang – turun di perempatan (Lembang – Maribaya – Tangkuban Perahu) – naik angkot jurusan Lembang-Cikole – turun di pinggir kawah Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu berada di wilayah Cikole, Lembang, Bandung. Lokasi tempat wisata ini berada kurang lebih 30 km dari pusat kota Bandung menuju ke arah utara. Selain dari kota Bandung, gunung Tangkuban Perahu ini juga bisa diakses melalui kabupaten Subang. Jaraknya juga sekitar 30 km dari pusat kabupaten Subang.

Status Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu

Status Gunung Tangkuban Parahu ini masih aktif yang statusnya terus diawasi terus oleh Badan Direktorat Vulkanologi Indonesia. Diantara beberapa kawahnya juga masih menunjukkan tanda tanda dari aktifnya gunung ini. Beberapa tanda dari aktivitas gunung berapi ini adalah seperti munculnya gas belerang serta sumber-sumber air panas yang berada di kaki gunungnya, di antaranya adalah yang terdapat di kasawan Ciater, Subang.

Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu Keberadaan dari gunung ini serta bentuk dari topografi Bandung yang seperti cekungan dengan banyak bukit dan gunung pada setiap sisinya semakin menguatkan teori bahwa adanya sebuah telaga besar yang sekarang merupakan kawasan Bandung.

Para ahli geologi meyakini bahwa kawasan dataran tinggi Bandung yang memiliki ketinggian kurang lebihnya sekitar 709 m di atas permukaan air laut adalah sisa-sisa dari danau besar yang terbentuk akibat pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung berapi purba yang dikenal dengan nama Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu hanya merupakan sisa dari Gunung Sunda purba yang sampai sekarang masih aktif.

Fenomena seperti ini juga bisa dilihat pada Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro yang berada di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda dari Sangkuriang yang merupakan sebuah cerita masyarakat yang ada kawasan itu diyakini adalah sebuah dokumentasi dari masyarakat yang hidup di kawasan Gunung Sunda Purba terhadap berbagai peristiwa pada waktu itu.

Harga Tiket Masuk Ke Gunung Tangkuban Perahu

Untuk bisa masuk dan menikmati segala keindahan alam pegunungan wisata tangkuban Perahu pengunjung harus membayar harga tiket masuk yang cukup murah dan terjangkau. Berikut ini adalah daftar harga tiket masuk Tangkuban Perahu yang bisa anda jadikan acuan sebelum berkunjung :

Wisatawan domestik:

Tiket masuk: Rp 13.000

Parkir motor: Rp 5.000

Parkir mobil: Rp 10.000

Parkir bus: Rp 20.000

Wisatawan asing:

Tiket masuk: Rp 50.000

Parkir motor: Rp 7.000

Parkir mobil: Rp 15.000

Parkir bus: Rp 25.000

Tiga Kawah Gunung Tangkuban Perahu

Gunung ini juga menyuguhkan pemandangan kawah yang sangat indah. Ada tiga kawah yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Kawah Ratu, Domas, dan Upas.

1. Kawah Domas

Kawah Domas

Kawah Domas merupakan bagian wisata alam yang dimiliki Bandung, Jawa Barat. Mungkin masih banyak orang yang belum tahu keberadaan kawah Domas ini. Tapi ketahuilah kawah Domas ini tidak kalah indahnya dari Kawah Putih, walaupun Kawah Putih tetap menjadi Primadonanya kawah populer yang dimiliki Bandung untuk tujuan wisatawan berkunjung.

Kawah Domas berada di dataran yang lebih rendah dari Kawah Ratu. Tidak seperti di Kawah Ratu yang hanya diperbolehkan melihat dari kejauhan dan dibatasi pagar kayu, di Kawah Domas, Anda bisa melihat lebih dekat. Bahkan Anda juga bisa melakukan pengujian panasnya kawah dengan merebus telur di kawah ini.

2. Kawah Ratu

Kawah Ratu

Kawah Ratu merupakan kawah terbesar dari ketiga kawah yang paling terkenal di Gunung Tangkuban Perahu. Untuk menuju ke kawah ini, Anda bisa menggunakan mobil pribadi maupun mobil sewaan di lokasi yang akan mengantarkan Anda sampai ke Kawah Ratu. Jalan menuju ke kawah tidaklah sulit, sehingga banyak wisatawan yang datang.

Kawah Ratu ini dapat anda lihat dari dataran yang lebih tinggi dengan pagar pembatas dari kayu untuk keselamatan wisatawan. Pemandangan yang cantik bisa Anda saksikan di sini. Tanah di sekitar kawah umumnya berwarna putih dengan batu-batu berwarna kekuningan karena kandungan belerang. Selain itu juga Anda bisa melihat asap yang mengepul dari kawah.

3. Kawah Upas

Kawah Upas

Kawah upas adalah sebuah kawah yang berbentuk seperti padang kerikil yang terdapat banyak batu di sana sini. Untuk turun ke dasar kawah ini disarankan untuk sangat berhati-hati karena kita harus melewati jalan yang terhimpit oleh batu batu besar. Di dasar kawah pun banyak terdapat gundukan -gundukan batu yang sengaja dibuat membentuk huruf-huruf yang merangkai sebuah nama sebagia penanda bahwa orang tersebut pernah datang.

Kawah Upas berada di sebelah Kawah Ratu. Untuk mencapainya, Anda harus melalui jalan terjal dan berpasir. Mungkin hal ini yang membuat jumlah wisatawan yang berkunjung ke sini lebih sedikit bila dibandingkan dengan Kawah Ratu. Selain itu, Kawah Upas juga lebih kecil dan lebih dangkal.

Tips Liburan Ke Gunung Tangkuban Perahu

Berikut beberapa tips yang harus anda perhatikan sebelum berwisata ke gunung Tangkuban Perahu.

  1. Sebaiknya jika berkunjung ke wista tangkuban perahu ini para wisatawan membawa masker untuk menyamarkan bau belerang yang menyengat.
  2. Jika sudah berada di sekitar kawah, jangan mencoba-coba untuk melewati pagar pembatas karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri.
  3. Memakai baju atau membawa pakaian hangat karena suhu di Tangkuban Perahu ini sangat dingin bisa mencapai 2 derajat celcius.
  4. Bagi yang berkunjung melebihi dari jam 4 sore sebaiknya menggunakan jasa pemandu wisata setempat demi keselamatan.

Fasilitas di Gunung Tangkuban Perahu

Di gunung Tangkuban Perahu juga ada berbagai fasilitas yang dapat digunakan untuk anda seperti dibawah ini.

1.Rumah Makan. 

Jika anda lapar dalam berwisata di gunung tangkuban perahu dan tidak membawa makanan, jangan khawatir  dekat Tangkuban Perahu, terutama di daerah jalan Lembang yang menawarkan masakan khas orang Sunda dengan menu andalan yaitu lalapan dengan harga yang sangat terjangkau. Salah satu rumah makanan khas Sunda yang sangat terkenal di jalan Lembang adalah RM Balibu. Sementara untuk di lokasi wisata sendiri, ada juga penjual makanan dan minuman hangat seperti mie rebus dan lainnya

2. Penginapan

Di daerah Lembang atau sekitar 6 km dari objek wisata Tangkuban Perahu, banyak terdapat hotel, villa maupun penginapan bertipe melati dari bintang 1 hingga bintang 4 dengan tarif menginap yang bervariasi dari mulai Rp.350.000,- per malam untuk tipe kamar double bed hingga yang bertarif Rp.2.800.000,-. Jika Anda ingin mendapatkan harga yang murah, maka pesanlah secara online karena biasanya mereka memberikan diskon hingga 45%.

Bagaimana indah ya? Wisata gunung Tangkuban Perahu, mungkin anda jadi pengen kesini bareng keluarga maupun sahabat sejati anda.

Baca juga : Kolam Renang di Bogor yang Sangat Menarik dan Seru

Demikian  gambaran tentang  Wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung Semoga kunjungan wisata Anda ke sana beserta orang terdekat berkesan dan menyenangkan. Jika Anda menyukai informasi ini, mohon share atau berkomentar di bawah ini agar dapat menjadi referensi bagi teman jejaring sosial Anda. Terima kasih.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!