Destinasi Situs Warungboto Yang Indah Cocok Untuk Liburan

Destinasi Situs Warungboto – Bangunan bersejarah di kota Yogyakarta memang banyak. Bahkan kotanya sendiri bersejarah, mulai dari sebelum Indonesia merdeka sampai saat ini. Model jalannya pun dipertahankan sedemikia rupa agar tetap terjaga keklasikan dan kekhasannya. Kalau Anda pencinta peninggalan bangunan bersejarah, tentu tak akan melewatkan kesempatan mengunjungi tempat satu ini.

Bangunan ini sudah resmi menjadi bangunan cagar budaya di Yogyakarta sejak 2010. Namun bangunan ini menjadi hits setelah putri Presiden Indonesia, Kahiyang Ayi melaksanakan foto preweddingnya di sini. Situs Warungboto memang semakin menarik untuk diulas.

Baca Juga : Tempat Wisata di Jogja yang Paling Bagus Dan Hits

Nah jika memang dilihat sekilas, maka situs Warungboto mirip dengan Taman Sari Jogja. Bahkan hampir seluruh artsitekturnya seperti mirip, termasuk dinding yang kokoh, tebal, serta lorong beratam lengkung. Sensasi memasuki lorongnya mirip dengan Taman Sari. Selain itu keberadaan kolam di bangunan ini semakin memiripkan dengan Taman Sari. Walau kolamnya tak seluas Taman Sari tapi kolam di Warungboto punya keunikan tersendiri.

Cerita Tentang Situs Warungboto

Situs Warungboto

Situs Warungboto atau bernama Pesanggrahan Rejawinangun ini adalah pesanggarahan. Pesanggarahan itu sendiri berarti pemandian karena di tempat ini duluna ada sebuah sumber mata air. Bangunan ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan hamengkubuwono I lalu dilanjutkan pembangunannya oleh Sultan Hamengkubuwono II pada masa pemerintahannya sekitar tahun 1785. Sebagai pesanggarahan, nampaknya bangunan ini juga dilengkapi dengan mushola , taman, serta kebun.

Gempa tektonik di tahun 2006 sempat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan. Oleh sebab itu, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) pun mengupayakan perbaikan. Renovasi pun dimulai dan perbaikan bangunan utama selesai di 2016. Mulai saat itu banyak pengunjung berdatangan.

Renovasi masih berlanjut karena sempat terbengkalai selama ribuan tahun dan rusak parah karena gempa tektonik tersebut. Renovasi ini berpatokan dengan dokumentasi Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Yogyakarta tahun 1982 serta studi teknis di tahun 2007. Sebenarnya bangunan ini pernah dilakukan renobasi beberapa kali. Pada 2009 dilakukan pemugaran di pendapa. Lalu dilakukan pemugaran pada beberapa bagian pada tahun 2015.

Kemudian tahun 2016 kembali dilakukan pemugaran pada bangunan tengah dimana kolam, bangunan bertingkat sisi selatan, bangunan sayap sis setalatan dan pagar berada. Saat ini pemugaran difokuskan pada bagian utara bangunan. Berdasarkan informasi yang telah diidentifikasi oleh BPCB bahwa bangunan ini dibangun memakai batu bata. Walau belum selesai renovasi, kemegahan mulai terlihat dan struktur unik pun semakin menarik perhatian.

Struktur Bangunan

Situs Warungboto

Bangunannya pun membujur dari timur ke barat. Kompleksnya sendiri ada pagar keliling dan bangunan pesanggarahan. Bangunan pesanggarahan pun dibagi dua bagian, yaitu sisi timur dan sisi barat. Sisi barat merupakan kompleks bangunan dengan bentuk berkamar.

Ada halaman berteras serta kolam pemandian yang airnya berasar dari mata air atau umbul. Ada dua kolam di sini. Kolam berbetuk persegi dengan ukuran 10 meter x 4 meter. Sedangkan kolam kedua berbentuk lingkaran memiliki diameter 4,5 meter. Bagian tengahnya ada sumber pancuran air. Kedua kolam saling berhubungan satu sama lain.

Bangunan dihiasi dengan model lengkung pada pintu serta jendela. Selain itu ada lorong-lorong yang menarik. Di sini Anda mungkin sekilas seperti berada di Taman Sari.

Aktivitas dan Fasilitas di Situs Warungboto

Rata-rata pengunjung mendatangi kawasan ini karena penasaran akan kemasyhurannya di sosial media. Lalu mereka pun memanfaatkannya dengan berfoto. Disini terdapat banyak spot foto yang bisa kamu ambil dengan angle menarik layaknya seperti foto model hehe. Kalau kamu memang berniat berfoto, siapkan gaya dan juga kamera atau gadget.

Jangan lupa untuk memastikan memory dan juga baterai cukup untuk mengakomodasi kebutuhan foto di tempat ini. Bangunan klasik ini pun juga memiliki fasilitas untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung. Lahan parkir, warung makan di luar situs serta toilet sudah tersedia. Anda tak diperkenankan makan di dalam situs serta melakukan tindakan vandalisme seperti mencoret tembok, membuang sampah, sampai memanjat dinding bangunan ini.

Harga Tiket Masuk

Situs Warungboto

Ternyata untuk menikmati bangunan klasik ini, belum ada tarif masuk yang dipatok oleh pihak pengelola. Anda bisa menikmatinya dengan gratis. Namun ada biaya parkir yang perlu dibayarkan sebesar Rp 3.000 per kendaraan.

Rute Menuju Lokasi

Lokasi Situs Warungboto ada di perbatasan antara Kel. Warungboto, Kec. Umbulharjo dengan Kelurahan Rajawinangun, Kec. Kotagede. Waktu tempuh untuk sampai ke kawasan ini sekitar 14 menit dari pusat kota Yogyakarta atau berjarak sekitar 6,5 kilometer.Rute yang bisa Anda ambil adalah menuju selatan lewat Jalan Margo Utomo kemudian menuju Jalan Mataram. Pada perempatan pertama setelah Jalan Mataram, Anda bisa belok kiri menuju Jalan Juminahan kemudian lewati Jalan Ki Mangunsarkoro sampai bertemu ujung pertigaan.

Baca Juga : Destinasi Wisata Pantai Banyu Tibo Paling Mempesona

Kalau sudah bertemu, silakan belokkan kendaraan Anda ke kiri melalui Jalan Kusumanegara. Anda ikuti jalan saja sampai bertemu perempatan jalan dengan bangunan pabrik di sisi kiri. Lalu belok ke Jalan Veteran. Dari sini Anda sudah dekat dengan lokasi. Sebenarnya belum ada papan petunjuk berarti di kawasan ini. Bahkan lokasinya ada di tengah perumahan warga. Ada baiknya Anda bertanya dimana letak persis situs tersebut kepada warga setempat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!