31 Tempat Wisata di Sumedang Terbaru Paling Hits Dan Populer

Tempat wisata di Sumedang – Mungkin anda sudah sering mendengar Sumedang? Ya benar, memang itu yang dimaksud yaitu Tahu Sumedang, Jika Anda ingin menikmati berbagai tempat wisata di Kabupaten Sumedang, pastikan untuk tidak melewatkan tempat-tempat wisata favorit. Sumedang sendiri merupakan salah satu kota kabupaten di Jawa Barat, letaknya di antara kota Bandung dan Cirebon. Beberapa orang mengenal Sumedang sebagai tempat bersinggah ketika melakukan perjalanan dari Cirebon ke Bandung atau sebaliknya.

Selain makanan khasnya yang enak sumedang juga memiliki tempat wisata yang Spektakuler yang bisa anda kunjungi.Diantara tempat wisata yang sudah populer, ada beberapa tempat wisata yang belum diketahui oleh banyak orang. Objek wista di sumedang cukup banyak. mulai dari wisata Air terjun, Gunungnya yang indah dan sejuk, pemandian air panasnya, dan masih banyak lagi yang bisa menjadi detinasi wisata yang menarik saat berkunjung ke kota sumedang.

Baca Juga : Tempat Wisata di Jakarta Paling Bagus Dan Keren

Bagi Anda yang berkunjung ke Sumedang, ada banyak tempat wisata yang dapat Anda kunjungi. Baik tempat wisata alam ataupun tempat wisata budaya, tempat wisata di Sumedang yang indah. Jika berkunjung ke Sumedang jangan lewatkan tempat wisata terpopuler di Sumedang agar Anda tidak menyesal.

1. Tempat Wisata Curug Cigorobog

Curug Cigorobog

Tempat wisata pertama yang ada di sumedang yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Curug Cigorobog. Curug ini memiliki beberapa turunan air atau undakan. Dengan ketinggian curugnya sekitar 40 meter, curug ini setidaknya memiliki tiga buah undakan. Dengan masing-masing undakan memiliki teras air yang bisa digunakan untuk bermain-main atau berendam.

Air yang mengalirnya tidak terlalu deras, namun sangat sejuk dan jernih. Jika berendam akan terasa menyejukkan badan. Di bagian paling bawahnya ada aliran sungai kecil yang bisa dipakai untuk bermain anak-anak. Jadi, tempat ini sangat cocok digunakan sebagai tempat wisata keluarga ataupun teman.

Jika anda ingin mengunjungi tempat tersebut anda bisa menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat ataupun ojeg. Dari Alun-alun Sumedang bergerak ke arah timur menyusuri jalan R.A. Kartini. Nantinya akan menuju ke daerah Citengah di sebelah selatan kota Sumedang. Dari Citengah dilanjutkan menuju ke arah pegunungan Margawindu.

Sebelum memasuki daerah perkebunan teh Margawindu, ada gerbang di sebalah kiri jalan yang menunjukkan lokasi Curug Cigorobog. Dari jalan raya, menyusuri jalan kecil sekitar 500 meter menuju ke lokasi. Di lokasi ini sudah dilengkapi dengan Shelter, Mushola dan Warung Makanan.

Jika anda ingin masuk ke Curug Cigorobog biaya tiket cukup murah, cukup dengan membayar Rp. 3.000 per orang dewasa, tempat ini menarik untuk dikunjungi.

2. Tempat Wisata Curug Sabuk

Curug Sabuk

Curug Sabuk adalah air terjun yang berada di dalam kawasan hutan Gunung Kareumbi. Lokasinya di sebelah timur laut kawasan Gunung Kareumbi dan secara geografis terletak di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan. Curug ini cukup populer di kalangan penggemar wisata alam karena posisinya yang jauh dari keramaian penduduk.

Jika anda ingin berkunjung ke curug ini anda harus melewati berbagai medan alam, mulai dari areal pesawahan, hutan pinus, kebun salak dan menyeberangi sungai serta jalan menanjak dan menurun. Dan untuk mengaksesnya tidak bisa tidak harus dengan berjalan kaki. Walau melelahkan, akan terobati dengan suasana alam yang masih asri serta pemandangan alam sepanjang perjalanan. Perjalanan selepas jalan besar akan disambut dengan hamparan sawah luas dengan latar bukit-bukit.

Dari sini menuju ke arah barat laut menyusuri pinggiran pesawahan disambung jalan setapak. Jalur lainnya dari kawasan Kampung Toga ke arah selatan Darmaga, Kukulu dan masuk dari Cikubang. Air tejunnya sendiri, ada beberapa buah air terjuan, baik yang besar maupun yang kecil dengan ketinggian berbeda-beda. Setidaknya ada empat air terjun di Curug Sabuk ini, dengan dua curug besar yang memiliki ketinggian sekitar 60 meter berdampingan. Air yang mengalir dari atas Curug cukup bersih dan jernih serta dingin dan menyegarkan.

3. Tempat Wisata Kampung Toga

Kampung Toga

Kampung Toga merupakan tempat wisata terfavorit bagi masyarakat sumedang, Kampung Toga yang juga berarti Kampung Tanaman Obat–obatan, terletak kurang lebih 3 km dari alun alun Sumedang, adalah kawasan wisata terpadu di Kota Sumedang yang terdiri berbagai macam fasilitas rekreasi dengan suasana pedesaan Jawa Barat yang cocok sebagai tempat keluarga bersantai dan menghabiskan waktu liburan.

Kampung Toga disiapkan untuk kawasan wisata berwawasan lingkungan menuju kawasan hutan kota dengan berbagai fasilitas yang lengkap. Dari puncak bukit Toga terlihat hamparan pesawahan, perkebunan dengan panorama khas Parahiangan yang juga dapat dinikmati dengan wisata dirgantara yaitu paralayang dan gantole.

Fasilitas yang tersedia di kampung Toga sangat beranekaragam, terdapat 20 Villa berbagai tipe, fasilitas kolam renang dewasa dan anak, restoran, dengan fasilitas lesehan, meeting room, ruang terbuka. Fasilitas outbond, kegiatan olah raga dirgantara, kebun buah-buahan, dan tanaman obat keluarga.

4. Tempat Wisata Perkebunan Teh Margawindu

Perkebunan Teh Margawindu

Mungkin bagi anda yang ingin menikamti suasana perbukitan teh! anda bisa datang ke Sumedang tepatnya di perbukitan teh Margawindu. Perkebunan teh ini termasuk wilayah Desa Citengah, dan ketika mengunjungi perkebunan ini akan melewati kawasan wisata Cibingbin dan Curug Cigorobog.

Untuk mencapai lokasi perbukitan teh Margawindu, anda bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Hanya saja jalan aspalna sudah jelek, banyak bolong-bolongnya. Sepanjang jalan menuju ke tempat tujuan akan tersaji pemandangan yang indah seperti hamparan pesawahan beserta perbukitan dan aliran sungai yang jernih.

Berkaitan dengan suasananya, perkebunan teh Margawindu ini lebih alami. Udaranya masih sangat segar alami dan tidak terlalu bising dengan kendaraan yang lalu-lalang. Menurut cerita, di perkebunan teh ini dulunya ada bekas bangunan milik Belanda. Hal ini bisa dibuktikan dengan bekas fondasi rumah, tegel dan sisa bata yang antik.

5. Wisata Mendaki Gunung Tampomas

Gunung Tampomas

Puncak Gunung Tampomas adalah sebuah lahan luas setinggi 1684 mdpl seluas 1 hektare yang berada di ujung paling atas Gunung Tampomas. Lokasi ini memiliki estetika tinggi karena dari tempat ini wisatawan dapat menikmati pemandangan indah ke arah Kota Sumedang dan sekitarnya.

Adanya lubang-lubang kawah dan batu-batu besar berwarna hitam manambah kekayaan imajinasi bagi yang melihatnya. Sekitar 200 meter ke arah utara dari puncak Sangiang Taraje, terdapat makam keramat yang dikenal dengan nama Pasarean.

Menurut kisah, tempat tersebut adalah petilasan dari Prabu Siliwangi dan Dalam Samaji pada masa kerajaan Pajajaran Lama. Untuk mencapai kawasan puncak Tampomas, ada beberapa jalur (pos) pendakian. Di antarajalur yang sering digunakan oleh pendaki adalah jalur Narimbang, Cibeureum dan Buahdua. Di pos pendakian Narimbang terdapat mata air dan curug Ciputrawangi yang terkenal.

6. Tempat Wisata Situ Cilembang di Sumedang

Situ Cilembang

Termpat wisata Situ Biru Cilembang yang berada di Desa hariang Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Air dari Situ Biru Cilembang ini tidak benar-benar berwarna biru. Warna birunya hanya pantulan warna langit saja karena airnya jernih sehingga seolah-olah seperti cermin. Menurut warga ada beberapa ikan yang terlihat muncul di Situ Biru Cilembang, diantaranya seperti ikan Nilem, Wader atau ikan Lunjar Padi, sengol hingga terkadang muncul juga kura-kura air tawar.

Konsepnya mirip seperti warna biru air laut, yaitu jika terkena sinar matahari pada sudut yang tepat maka air akan terlihat begitu biru. Ditambah lagi dasarnya yang berpasir bersih, dengan air yang jernih dan kedalaman yang hanya berkisar sekitar 3-4 meter, membuat Situ Cilembang tampak apik dengan warna kebiru-biruannya.

Menurut pemuda setempat bahwa ada pantangan hari yang harus dipatuhi oleh wistawan. Situ Biru Cilembang ini tidak boleh dikunjungi khusus pada hari Selasa dan hari Jumat. Jadi sebaiknya anda datang kesana selain kedua hari tersebut. Saat ini memang belum terlalu banyak pengunjung, namun pasti kedepan Situ Biru Cilembang ini pasti akan dipenuhi oleh wisatawan dari berbagai penjuru daerah. Saat ini hanya dari Bandung saja yang paling banyak mengunjungi Situ Biru Cilembang ini.

Karena berada ditempat yang terpencil dan akses jalan yang sulit, kalian harus berjalan kaki setelah memarkirkan kendaraan. Kira-kira sekitar 200 meter saja dari tempat parkir. Hanya saja anda harus berhati-hati untuk menuju Situ Biru Cilembang. Karena jalan menuju Situ iru Cilembang berbatu, dan terjal.

Jika anda ingin datang kesini? gratis kok, Disini tidak ada tiket masuk untuk memasuki tempat wisata Sumedang terbaru dan mulai ngehits ini. Namun, untuk yang membawa kendaraan terdapat biaya parkir yang tidak terlalu mahal. Setiap kendaraan yang berkunjung ke Situ Biru hanya akan dikenakan sebesar IDR 2000 per kendaraan.

Baca ini juga Tempat wisata di Purwokerto yang sangat indah 

7. Tempat Wisata Curug Ciputrawangi

Curug Ciputrawangi

Curug Ciputrawangi merupakan salah satu curug yang ada di Sumedang, tepatnya di daerah Desa Narimbang, Kecamatan Conggeang. Tak heran kadang ada juga yang menyebutnya Curug Narimbang. Curug ini letaknya di sebelah timur kaki Gunung Tampomas dan termasuk ke dalam kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tampomas.

Dan jika ingin mendaki Gunung Tampomas, bisa melalui jalur dari Curug Ciputrawangi ini yang merupakan posko satu pendakian Gunung Tampomas. Nuansa alam air terjun yang dikelilingi rindangan pepohonan menjadikan kawasan ini cocok untuk menghilangkan rasa lelah dan stress. Air terjun ini memang tidak terlalu tinggi tetapi memiliki eksotisme tersendiri

Karena termasuk dalam kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tampomas yang alamnya masih terjaga, tidak mengherankan jika sewaktu-waktu ada hewan liar yang terlihat di kawasan curug ini. Hewan liar dari kawasan hutan Gunung Tampomas sengaja turun ke Curug Ciputrawangi untuk minum seperti monyet, landak dan babi hutan. Atau bahkan ada juga macan kumbang. Namun hewan tersebut, katanya tidak akan mengganggu manusia sepanjang mereka tidak diganggu.

8. Agrowisata Kampung Nangorak

Kampung Nangorak

Tempat wisata selanjutnya yang ada di Sumedang yaitu Agrowisata kampung Nangorak yang mempunyai sebuah tempat yang asyik untuk rekreasi sekaligus juga tempat untuk mengenal lebih dekat tentang pengetahuan bercocok tanam dan beternak dengan keindahan alam yang menjanjikan. Duduk diantara semilir angin yang berhembus atau berjalan-jalan di kebun strawberry sambil memetik dan mencicipi buahnya yang manis.

Melihat kebun melon yang ranum dan harum atau mengunjungi peternakan sapi perah. semua ada di kawasan Agroteknobisnis Sumedang, sebuah tempat wisata agro yang terletak di kampung Nangorak 6 km dari Alun-alun kota Sumedang. Terletak diketinggian antara 800-1000 meter dpl. Hanya memakan waktu kurang lebih dari satu jam perjalanan. Karena jalannya yang sempit dan terus menanjak, bahkan di beberapa tikungan jalan terlihat agak terjal maka haruslah ekstra hati-hati sebab jika tidak akan menyebabkan kecelakaan.

Namun begitu cukup mengasyikkan juga karena sepanjang perjalanan menuju tempat itu, pemandangan di sekitarnya tampak indah dan terlihat hijau oleh pertanian sawah yang membentang luas. Dari sini terlihat juga gunung Tampomas yang menjulang tinggi. Ketika sampai ditempat lokasi kita hanya diwajibkan membayar tiket masuk yang hanya seribu rupiah saja.Tempat wisata ini memang sangat luas. Karena didalamnya mencakup perkebunan, pertanian, budidaya tanaman dari 250 jenis tanaman dan pohon.

9. Tempat Wisata Gunung Kunci

Gunung Kunci

Tempat wisata selanjutnya yaitu Wisata Gunung Kunci, Keindahan dari Gunung Kunci tentunya tidak boleh anda lewatkan ketika berlibur di Sumedang dimana anda bisa merasakan suasana alam sejuk yang begitu segar sekali. Sebenarnya Gunung Kunci adalah sebuah bukit yang pada permukaannya ditanami dengan pepohonan pinus ini bernama asli Gunung Panjunan. Istilah Gunung Kunci karena pada bukit ini terdapat sebuah benteng peninggalan Belanda yang memiliki lambang kunci pada gerbang masuk benteng. Gunung Kunci berlokasi di Kelurahan Kota Kulon yang menawarkan pemandangan alam serta kesejukan udara yang banyak ditumbuhi pohon pinus tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Fasilitas infrastruktur yang tersedia di Gunung Kunci juga telah dikembangkan semakin baik sehingga akan memudahkan petulangan para pengunjung yang datang. Kalau anda tertarik untuk berwisata di Gunung Kunci maka anda harus mengunjungi Goa Jepang yang sangat mencuri perhatian para pengunjung yang datang dimana goa ini terdiri dari 3 lantai dan dijadikan sebagai benteng pertahanan semasa penjajahan yang berlangsung. Lokasi tempat ini ada di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia

10.  Pemandian Air Panas Cileungsing

Air Panas Cileungsi

Satu lagi pemandian air panas yang dapat anda nikmati selain di Sekarwangi yaitu Pemandian Air Panas Cileungsing yang berlokasi di Desa Cilangkap. Antusias dari masyarakat untuk menikmati Pemandian Air Panas Cileungsing termasuk cukup tinggi dimana ini terlihat jumlah pengunjung yang datang terus bertambah setiap hari nya. Apalagi pemandian ini telah dikelola dengan sangat baik sehingga semakin menambah minat masyarakat untuk terus datang dan menikmati kesegaran mandi di mata air panas alami yang sangat bagus untuk kesehatan.

Selain itu setelah anda habis menikmati pemandian air panas maka anda bisa bersantai di taman yang telah disediakan untuk bermain dengan keluarga anda ataupun sekedar duduk santai menikmati udara segar. Lokasi wisata ini terletak di Desa Cilangkap, Kecamatan Buah Bua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia

11. Tempat Wisata Curug Cinulang

Curug Cinulang

Keindahan dari wisata air terjun yang ada di kabupaten Sumedang juga sangat menarik untuk anda kunjungi ketika berlibur di Sumedang dimana ada satu air terjun yang begitu terkenal yaitu adalah Curug Cinulang. Kita ketahui bahwa Curug Cinulang ini bisa anda kunjungi di Desa Sindulang yang memiliki pemdangan alam yang sangat sejuk sekali dengan banyaknya pepohonan yang ada disekitar Curug Cinulang, Lokasi tempat wisata ini ada di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat

Selain itu Curug Cinulang ini memiliki fenomena yang berbeda dengan air terjun lainnya yaitu memiliki total dua air terjun dimana air terjun pertama memiliki debut air yang besar dan satu lagi relatif sedikit lebih kecil dengan ketinggian mencapai 50 meter. Tentunya berlibur ke Curug Cinulang akan memberikan suatu pengalaman yang sangat menyenangkan dan tidak mudah dilupakan dalam liburan anda.

12. Tempat Wisata Curug Cipongkor

Curug Cipongkor

Curug Cipongkor merupakan salah satu curug yang ada di Kabupaten Sumedang. Curug ini termasuk curug tipe tunggal, artinya hanya ada satu air terjun yang ada di Curug Cipongkor ini. Aliran air curugnya sendiri tidak terlalu besar, namun tinggi. Letaknya cukup tersembunyi karena berada di sebuah ceruk tebing batu cadas yang menjulang tinggi.

Di atas tebing batu cadas merupakan hutan Gunung Tugu yang di dalamnya terdapat monyet-monyet kecil. Di depan air terjun ini terhampar pesawahan berundak-undak. Untuk mengakses curug ini tidak ada cara lain kecuali harus menyusuri jalanan kecil yang digunakan oleh penduduk untuk pergi ke sawah. Jalan setapak yang disambung dengan pematang sawah serta saluran air yang digunakan untuk mengairi sawah penduduk. Sehingga, curug ini sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai petulangan di alam bebas.

Mungkin Bagi yang penasaran dan ingin mengunjungi Curug Cipongkor, bisa masuk ke kawasan ini dari jalan Raya Bandung-Sumedang. Jika naik kendaraan, turun di dekat SPBU Ciherang, kemudian masuk ke perkampungan melalui jalan kecil menanjak yang dibeton di seberang SPBU Ciherang. Selanjutnya bisa menanyakan kepada penduduk setempat, arah yang harus dilalui menuju ke Curug Cipongkor. Atau bisa minta diantar, karena tidak ada penanda atau penunjuk arah ke Curug Cipongkor.

13. Tempat Wisata Mata Air Sirah Cipelang

Mata Air Sirah Cipelang

Salah satu objek wisata yang kini menjadi trending di media sosial adalah Mata Air Cipelang di Sumedang. Tempat yang biasa disebut Sirah Cipelang ini memang masih alami dan mulai “terkuak” di kalangan para pelancong. Informasi seputar tempat ini menjadi magnet para wisatawan untuk mengunjunginya. Mata Air Cipelang yang terdapat di lereng Gunung Tampomas memang menyajikan objek wisata yang penuh pesona.

Mata air ini mempunyai kedalaman dua meteran dan dan bagian hilirnya dibuat penampungan sekitar 10 meteran. Mata air ini terdapat di Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang, Kab. Sumedang. Kesejukan air sangat alami ini menyimpan magnet tersendiri. Pepohonan yang tumbuh di sekelilingnya menambah keasrian tempat ini. Lokasi wisata ini memang dikelola seadanya oleh para penduduk setempat. Jadi, untuk karcis ke tempat wisata belum dikelola secara profesional sebagai tempat wisata.

Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa keluar dari tol Cileunyi ambil arah ke Jln. Jatinangor – Tanjungsari – Sumedang – Conggeang. Perjalanan keluar tol Cileunyi kurang lebih ditempuh 2 jam. Rute lainnya bisa keluar jalur tol Cikampek ke tol Cipali dan exit Tol Cikedung. Patokannya, lokasi mata air Cipelang ini sangat berdekatan dengan Kantor Desa Cipamekar Sumedang.

14. Tempat Wisata River Tubing Sumedang

River Tubing

Mungkin anda suka dengan olahraga yang ekstrim arum jeram? jika anda suka, coba anda bisa datang ke Sumedang karena anda bisa bermain river tubing ala Green Canyon di Pangandaran? Kegiatan ekstrim pemacu adrenalin ini bisa traveler lakukan di Kota Tahu. Syaratnya anda harus datang ke kawasan desa Cipancar, Sumedang Selatan.

River Tubing di Sumedang, Buat traveler yang punya jiwa petualang tinggi, river tubing adalah kegiatan yang cocok untuk dicicipi. Hanya saja untuk mencoba kegiatan ini setiap traveler harus melakukan booking lebih dulu pada operator penyedianya yaitu Kalahari Adventure.

15. Tempat Wisata Museum Prabu Geusan Ulun

Prabu Geusan

Museum Prabu Geusan Ulun terletak di Jalan Prabu Geusan Ulun nomor 40 yang secara administratif termasuk dalam Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Untuk dapat mengunjungi museum ini relatif mudah, karena letaknya berada di jantung Kota Sumedang dan berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang yang berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Bandung atau 85 kilometer dari Cirebon.

Pada mulanya museum ini didirikan atas prakarsa Yayasan Pangeran Aria Atmaja yang ingin melestarikan berbagai benda peninggalan para raja dan bupati Sumedang dari abad ke-15 hingga ke-19 Masehi atau sejak zaman kerajaan sampai masa penjajahan Belanda. Dan, setelah meminta izin kepada pihak keluarga Pangeran Sumedang serta menyiapkan segala sarana dan prasarananya, maka pada tanggal 11 November 1973 museum pun diresmikan dengan nama Museum Yayasan Pangeran Sumedang.

Museum Prabu Geusan Ulun bersifat memorial yang di dalamnya menyimpan berbagai macam benda bersejarah peninggalan para raja dan bangsawan Sumedang dari abad 15 hingga 19 Masehi. Benda-benda milik para bangsawan tersebut disimpan di empat buah gedung, yaitu: gedung Srimanganti, gedung Bumi Kaler, gedung Gendeng, dan gedung Gamelan.

16. Tempat Wisata Alam Pangjugjugan

Alam pangjugjugan

Berwisata di alam bebas tentunya akan memberikan suatu pengalaman yang sangat indah dalam kegiatan liburan anda bersama dengan keluarga dimana kita langsung menyatu dengan alam dan merasakan bagaimana kesejukan nya.

Desa Wisata Alam Pangjugjugan adalah tempat bagi pengunjungnya untuk bisa bercengkrama dengan alam, bisa mendengar desau pinus, merasakan gemericik air dan gemulai ikan seraya melihat elang terbang dengan gagahnya di udara. Di lokasi ini pengunjung bisa belajar tentang alam dan ilmu kehidupan.

Bagi anda yang sedang berlibur ke Kabupaten Sumedang maka anda wajib berkunjung ke Wisata Alam Pangjugjugan yang memberikan kesejukan alam dengan menikmati pemandangan desa yang masih alami. Selain itu ada banyak sekali aktifitas yang bisa anda nikmati di Wisata Alam Pangjugjugan yaitu melihat berbagai macam hasil pertanian, peternakan dan komoditi lainnya.

Berlibur ke Wisata Alam Pangjugjugan tentu akan membuat perasaan anda menjadi segar Kembali ditengah rutinitas pekerjaan yang begitu padat setiap hari nya. Lokasi tempat wisata ini ada di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

17. Tempat Wisata Paralayang di Batu Dua Gunung Lingga

Batu Dua Gunung Lingga

Batu Dua merupakan salah satu lereng bukit yang ada di kawasan Gunung Lingga. Tepatnya di Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. Wilayah ini memiliki ketinggian 930 meter di atas permukaan laut, dan menyajikan hamparan pemandangan alam yang mempesona. Lokasi lepas landas (Take Off) olah raga paralayang di Batu Dua sangat layak dan ideal dipakai event dunia paralayang.

Di lokasi ini, terdapat kombinasi antara pegunungan dengan dataran luas yang rata. Bahkan kondisi geografis di sekitar Gunung Lingga, terdapat beberapa titik termal (uap panas bumi) yang bisa memengaruhi paralayang terbang lebih lama di udara. Bagi yang memiliki hobi olahraga dirgantara, arena Batu Dua merupakan tempat yang bagus untuk dikunjungi.

Adanya panas kawasan dan hembusan angin di sekitar kawasan Batu Dua sangat mendukung olahraga paralayang ini. Panas kawasan bisa menerbangkan paralayang lebih tinggi lagi, lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. Sehingga bisa terbang lebih lama. Hembusan angin membuatnya bisa melakukan manuver serta bisa mencapai berbagai tempat pendaratan yang tersedia.

18. Tempat Wisata Situs Prabu Tajimalela Gunung Lingga

Prabu Tajimamela

Selain dikenal dengan tempat wisata paralayang disumedang, gunung lingga juga menyimpan makam keramat leluhur sumedang larang yaitu Prabu Tajimalela, hingga kini makam Prabu Tajimalela menjadi objek wisata ziarah di sumedang. Diareal makam terdapat beberapa bangunan sebagai tempat berdoa dan beristirahat para peziarah.

19. Tempat Wisata Pemandian Air Panas Conggeang

Pemandian Conggeang

Conggeang adalah sebuah nama kecamatan di Kabupaten Sumedang, tepatnya berada di sebelah utara ibukota Kabupaten Sumedang. Jika kita berada di kota Sumedang, maka keberadaan wilayah Kecamatan Conggeang berada tepat di belakang Gunung Tampomas. Kecamatan Conggeang berada di kaki Gunung Tampomas, oleh karena itu, tidak haeran jika di wilayah Kecamatan Conggeang subur akan air bersih.

Udaranya yang segar membuat para tamu dan penduduk aslinya betah berada dan tinggal di wilayah tersebut. Selain air bersih, tidak sedikit mata air panas yang keluar dari Gunung Tampomas. Kecamatan ini sangat potensial sekali untuk di kembangkan sebagai kecamatan parawisata dengan objek wisata pemandian air panas. Salah satunya adalah objek wisata Cipanas Conggeang, walaupun sebagian daerahnya masuk pada wilayah administrasi Kecamatan Buahdua.

Sebenarnya ada lagi sumber air panas di wilayah conggeang yang belum di sentuh dalam pengembangannya, yaitu mata air panas bojong dan mata air panas ciledre. Kedua mata air itu berada di wilayah Desa Cibubuan, yaitu salah satu Desa di wilayah administrari Kecamatan Conggeang. bersiwata di air panas ini akan memberikan anda kemeriahan dan kenyamanan serta suasana kekeluargaan yang akrab untuk melewati hari-hari libur.

20. Tempat Wisata Pemandian Air Panas Sekarwangi

Pemandian Air Panas Sekarwangi

Salah satu wisata alam pemandian Cipanas yang ada di Kabupaten Sumedang adalah Cipanas Sekarwangi. Wisata pemandian Air panas ini berlokasi di Conggeang. Berdasarkan sejarahnya, wisata pemandian air panas Sekarwangi ini berdiri pada tahun 1960-an. Pemilik lokasinya adalah pemerintah Kabupaten Sumedang dan pengelolaannya di bawah wewenang Dinas Pariwisata Kabupaten Sumedang. Sementara pengelolaan di lapangannya dilakukan oleh pihak swasta, semenjak 1 April 2006 dalam hal ini Ibu Otong.

Wisata Cipanas Sekarwangi ini dilengkapi dengan kolam renang air panas dan penginapan berupa villa. Penginapan yang tersedia terbagi dua, ada yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Sumedang yang berjumlah tujuh kamar dan ada yang dimiliki oleh Ibu Otong berjumlah 8 kamar, tiga khusus untuk keluarga. Ada juga tempat pemandian yang berjumlah enam buah.

Sementara fasilitas pendukungnya adalah klinik, kantin, mushola, tempat bermain anak dan kolam ikan. Keunggulan Pemandian Cipanas ini daripada tempat pemadian air panas yang lain adalah bahwa air panas yang dimiliki mengandung zat belerang yang dimana bisa menyembuhkan asam urat, stroke ringan, khususnya untuk penyembuhan penyakit yang berkaitan dengan tulang.

21. Tempat Wisata Mata Air Cikandung Sumedang

Mata Air Cikandung

Sebuah danau yang tidak begitu luas namun mempunyai air yang jernih serta dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun bisa traveler temukan di dusun Sukasari, desa Nyalindung, kecamatan Cimalaka, kabupaten Sumedang. Danau tersebut dikenal memiliki nama Mata Air Cikandung. Suasana di sekitar Mata Air Cikandung memang masih sangat asri.

Walaupun bukan tempat wisata tapi danau ini sering dikunjungi traveler dari wilayah sekitar Sumedang. Mereka yang datang umumnya tidak tahan kalau hanya memandangi air danaunya yang jernih. Tentu saja paling asyik menikmati suasana danau ini dengan berenang mencicipi segarnya Mata Air Cikandung.

22. Tempat Wisata Puncak Gunung Batu Sumedang

Gunung Batu

Selain Gunung Tampomas, menikmati pemandangan kota Sumedang juga bisa dilakukan dengan mendaki Gunung Batu. Gunung yang terbentuk dari batuan cadas ini terletak di desa Rancabawang, kecamatan Tanjungsari. Kawasan ini pernah menjadi salah satu destinasi wisata komersil sehingga untuk masuk ke dalam kawasan Gunung Batu wisatawan harus membayar sejumlah tiket masuk.

Usaha pemerintah kabupaten Sumedang tersebut tidak bertahan lama karena pengunjung yang datang ke kawasan tersebut semakin menurun lantaran diterpa berbagai isu. Isu yang paling santer terdengar adalah adanya keranda yang terbang sendiri di puncak Gunung Batu. Kini hanya beberapa traveler saja yang datang ke puncak gunung ini, keindahan pemandangan kota Sumedang dari puncak gunung berhasil mengalahkan rasa takut wisatawan yang berkunjung.

23. Tempat Wisata Jembatan Cincin Sumedang

Jembatan Cincin

Pada tahun 1918 perusahaan kereta api milik Belanda membangun sebuah jembatan yang menghubungkan antara desa Cikuda dan desa Cisaladah di kecamatan Jatinangor, Sumedang. Jembatan tersebut kemudian diberi nama Jembatan Cincin dan menjadi salah satu roda penggerak perkebunan karet terbesar di Jawa Barat.

Bangunan Jembatan Cincin masih ada hingga sekarang hanya saja perawatannya sudah tidak diperhatikan lagi dan terkesan terbengkalai. Sejak itu muncullah cerita-cerita misteri di sekitar jembatan yang bagian bawahnya adalah tempat pemakaman umum itu. Banyak warga yang bercerita setiap malam orang yang melintasi jembatan tersebut selalu ditemui sosok wanita yang minta ditemani menyeberang jembatan.

24. Tempat Wisata Waduk Jatigede Sumedang

Waduk Jatigede

Selagi liburan di Sumedang sempatkan pula berkunjung ke waduk yang menuai banyak polemik, yaitu Waduk Jatigede. Waduk ini telah dirintis sejak zaman presiden Soekarno dan proses penggenangannya sendiri baru bisa dilakukan pada era Jokowi pada akhir Agustus 2015 silam. Pembangunan waduk dengan menanggul aliran sungai Cimanuk yang sejatinya berfungsi sebagai sarana irigasi, pembangkit listrik, budidaya ikan air tawar serta sarana rekreasi ini banyak mendapat tentangan dari warga.

Hal ini disebabkan banyaknya kawasan pemukiman yang terdampak serta situs-situs sejarah yang berada di lokasi pembangunan. Meski pembangunannya sempat tertunda dalam waktu yang sangat lama akhirnya waduk ini pun bakal memasuki tahap akhir dalam beberapa tahun mendatang.

25. Tempat Wisata Taman Buru Masigit Kareumbi

Taman Buru Gunung Masigit

Nama lengkap dari tempat ini adalah Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (TBMK). Pada awalnya, lokasi ini memang merupakan area berburu. Namun pada akhirnya di konversi menjadi area hutan konservasi. Selain itu, area masigit kareumbi juga dikembangkan sebagai kawasan wisata alam yang cukup unik. Anda bisa sekedar menginap, hiking, pelatihan dan outbond, dan lain-lain. Di sini juga terdapat camping ground lho. Jadi anda bisa menggunakan area ini untuk kegiatan-kegiatan seperti pelatihan outdoor dan sejenisnya.

Selain itu, anda bisa menggunakan area masigit kareumbi sebagai tempat untuk pelatihan perusahaan, lokasi gathering keluarga atau organisasi, ataupun sekedar gathering have fun saja. Pengelola area wisata Kareumbi akan menyediakan semua kebutuhan anda. Singkatnya anda cukup bawa badan dan baju ganti saja. Jalan menuju Kareumbi ada beberapa alternatif. Tapi yang paling mudah adalah melalui jalan Bandung – Cicalengka – Sindang wangi – Tanjung wangi – Blok KW (kawasan wisata). Letak lokasi kurang lebih 14 KM dari Cicalengka.

26. Tempat Wisata Saung Cibingnin Sumedang

Saung Cibingbin

Saung Cibingbin merupakan sebuah rumah makan yang terletak di desa Citengah, Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Pemilik Saung Cibingbin ini adalah Bapak Hj.Dede Rusmana. Saung Cibingbin didirikan pada tahun 2000 bulan Desember, dan pendirian Saung Cibingbin ini didirikan di Tanah Milik Pribadi. Rumah makan yang menyajikan beraneka ragam makanan lezat dan segar ini terpadu dengan keindahan hutan dan kejernihan sungai yang terhampar mengelilingi tepian lokasi rumah makan.

Segala kenyamanan dan keramahan khas kabupaten Sumedang yang tersaji di Saung Cibingbin dapat Anda capai dalam waktu kurang lebih 25 menit dari alun-alun Sumedang dengan menggunakan motor atau mobil pribadi. Dan tempat ini memberikan referensi ini karena tempat ini sangat layak dijadikan alternatif liburan bagi Anda bersama Keluarga, ataupun dengan kerabat, dan teman sejawat. Tujuannya tentunya untuk memberikan nuansa alam yang asri kepada pengunjung, apalagi Saung Cibingbin ini berada di dataran tinggi dengan nuansa alam yang hijau dan berada tepat dipinggiran sungai.

 Saung Cibingbin mengambil konsep wisata alam, mulai dari wisata alam, wisata air seperti kolam renang,tempat memancing (kolam ikan) , Pemondokkan(villa), caffe,rumah makan, ini yang menarik pengunjungnya. Kelihatannya sederhana, namun inilah yang banyak menarik minat wisatawan untuk berkunjung kesini karena hal tersebut serta harganya pun terjangkau.

Fasilitaas yang ada di Saung Cibingbin ini seperti Kolam renang ditengah tengah hutan, itu yang akan kita rasakan ketika masuk ke kolam renang terbuka yang didesain untuk menangkap keindahan hutan yang tersaji oleh alam Sumedang. Biaya masuknya murah saja, berkisar Rp.10.000/Orang. Untuk biaya Pemondokkan (Villa) biaya hanya Rp.10.000/Orang. Selain itu, terdapat aula, mushola, dan fasilitas saung yang cukup luas bagi pengunjung bergerombol. Makanan yang tersedia di warung tidak mahal. Sesuai standar. Menu yang pas untuk menikmati wisata Cibingbin ini adalah kelapa muda plus ikan bakar.

27. Tempat Wisata Benteng Gunung Palasari Sumedang

Gunung Palasari

Gunung Palasari termasuk wilayah Desa Pasanggarahan Kecamatan Sumedang Selatan. Jaraknya dari pusat kota Sumedang sekitar satu kilometer. Kawasan Gunung Palasari merupakan hutan lindung yang biasa dinamakan Taman Hutan Rakyat (Tahura). Sebelum tahun 2011, Gunung Palasari ini berada di dalam pengelolaan Perhutani. Namun kemudian diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Dan menurut informasi yang terbaru, saat ini pengelolaannya berpindah tangan kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang, Banten.

Di atas Gunung Palasari terdapat bangunan peninggalan zaman penjajahan Belanda. Di puncak Gunung ini terdapat delapan bangunan benteng pertahanan penjajah Belanda. Walau ada delapan buah bangunan, sebenarnya ada sembilan bangunan karena bangunan nomor delapan merupakan gabungan dua bangunan. Bangunannya sendiri berupa tembok beton yang cukup tebal. Ketebalannya sendiri sekitar 60 cm. Bangunan benteng ini dibangun sekitar tahun 1913 sampai 1917. Lokasi bangunan benteng ini mengelilingi puncak Gunung Palasari.

Di dalam setiap bangunan benteng terdapat ruangan yang berukuran sekitar 2 x 3 meter. Umumnya setiap bangunan terdiri atas dua ruangan. Khusus untuk bangunan pertama, memiliki enam buah ruangan dan bangunan nomor tujuh dilengkapi dengan tujuh ruangan. Sehingga jumlah ruangan yang ada di bangunan benteng ini berjumlah 27 buah ruangan. Setiap ruangan dilengkapi dengan pintu di depannya. Sebagian dilengkapi juga dengan jendela kecil di samping kiri dan kanan pintu.

Menurut informasi, awalnya setiap pintu dilengkapi dengan daun pintu yang terbuat dari alumunium. Hanya saja untuk saat ini daun pintunya sudah hilang. Semua bangunan benteng sepertinya sengaja dibangun di bawah permukaan tanah. Bangunan benteng posisinya berada di tebing tanah setinggi kurang-lebih dua meter. Tebing ini merupakan hasil penggalian tanah yang dipakai sebagai akses ke dalam benteng pertahanan. Sehingga semua bangunan bentengnya tertimbun tanah, kecuali bagian depan bangunan benteng.

28. Tempat Wisata Kuliner Tahu Sumedang

Kuliner Tahu Sumedang

Tahu Sumedang sudah terkenal dimana-mana. Bahkan Tahu Sumedang selalu dijajakan di bus kota antar kota dan antar provinsi. Selain enak, murah dan tahan lama. Tahu Sumedang akan lebih nikmat jika dimakan dalam kondisi panas-panas. Gigit dulu cabai rawitnya, kemudian lahap satu potong tahu Sumedangnya.

Wah, mantap sekali! Jika kalian ke Sumedang, mampir saja di kios-kios tahu Sumedang. Makan di tempat langsung. Terkadang Tahu Sumedang juga disajikan dengan lontong isi. Tahu Sumedang kerap juga dijadikan sebagai oleh-oleh. Biasanya Tahu Sumedang dikemas dalam wadah besek dari anyaman bambu.

29. Tempat Wisata Kuliner Soto Bongko Khas Sumedang

Soto Bangko

Kalian mungkin banyak yang belum tahu kalau Sumedang juga punya soto khasnya yang enak. Kalau kalian ke Kudus pasti ada Soto Kudus, kalau ke Lamongan pasti juga kenal soto Lamongan. Nah, kalau ke Sumedang jangan cari Soto Sumedang, tetapi carilah Soto Bongko.

Asal muasal kata Bongko karena bahan utamanya menggunakan lontong yang dimasak dengan ukuran besar. Diameter lontongnya bisa hingga 20 cm. Kuah Soto Bongko menggunakan kuah kari ditambah dengan tahu goreng, tauge dan sambal istimewa. Cicipi Soto Bongko di Alun-Alun Sumedang atau di Pasar Sumedang yang sudah terkenal kelezatannya.

30. Tempat Wisata Kuliner Ubi Cilembu Sumedang

Ubi Cilembu

Kuliner lezat ini kini dijadikan sebagai asupan sarapan sehat. Mengenyangkan tapi gak bikin gemuk badan. Rasanya yang legit bikin kamu berenergi di pagi hari. Ubi Cilembu juga kerap disandingkan dengan minuman khas Jawa Barat seperti Bandrek Bandung atau Bajigur Bandung.

Ubi Cilembu bisa kalian beli dalam kondisi matang ataupun masih mentah. Sebaiknya sih beli yang sudah matang. Karena proses pemanggangannya butuh waktu lama. Selain hemat gas, kalian juga hanya tinggal makan saja. Ubi Cilembu juga tahan lama kok. Cocok jika dijadikan sebagai buah tangan. Saat ke Sumedang, berhentilah di daerah Pasar Tanjung Sari. Banyak penjual Ubi Cilembu di sepanjang jalan.

Baca juga : Tempat Wisata di Tasikmalaya yang dijamin anda suka

Bagaimana tempat wisata di sumedang bagus-bagus banget kan? mungkin kalo liburan kalian bisa berwisata ke tempat yang sudah saya rekomendasikan untuk kalian semua, Demikian Tempat Wisata di Sumedang Yang Wajib Dikunjungi semoga ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. Selamat Berlibur Kawan-kawan

4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *