Keindahan Sanghyang Heuleut Cocok Buat Nikmati Liburan

Wisata Sanghyang Heuleut Pesona wisata di Bandung memang seolah tidak ada habisnya, kota yang memiliki banyak qoria berbakat ini di anugerahi dengan pemandangan alam yang hijau ditambah dengan udaranya yang sejuk, seolah menjadikan tempat ini sebagai rumah bagi mereka yang ingin melepas penat & bersantai.

Nah mungkin kamu sedang mencari Tempat Wisata Alam di Bandung yang Indah buat mengisi waktu liburanmu ? jika iya, ayo datang ke Sanghyang Heuleut. Di sini anda bisa menikmati eksotismenya pemadangan bebatuan dan tebing yang indah, gemericik aliran air sungai, serta suasana adem karena banyak pepohonan rindang di sini.

Tidak hanya itu, kawasan wisata sejarah di bandung ini pun karena masih belum banyak dikunjungi, maka masih tampak bersih dan alami.

Sanghyang Heuleut

Bicara sanghyang heuleut, maka sebenarnya kita sedang membicarakan sisi sejarah masa lalu daerah bandung. Tempat ini adalah bagian bukti sejarah danau purba yang zaman dulu menggenangi Bandung, satu kawasan dengan Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek.

Daya Tarik Sanghyang Heuleut

Sanghyang Heuleut

Tempat ini adalah bagian bukti sejarah danau purba yang zaman dulu menggenangi Bandung, satu kawasan dengan Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek.

Sanghyang Heuleut

Saat ini Sanghyang Heuleut adalah merupakan sebuah danau kecil yang mengalir di atas arus sungai citarum purba. Tempat ini termasuk ke dalam danau purba di bandung bisa dilihat dari susunan bebatuan (geologis) yang ada di sini.

Ada yang menarik dari Legenda, Mitos atau Sejarah tempat ini, dimana warga sekitar percaya bahwa Sanghyang Heulet adalah tempat mandi para bidadari. Dari namanya juga cukup unik, sanghyang yang berarti “sesuatu yang dianggap suci” dan Heuleut yang berarti “jeda atau batas sesuatu atau waktu”.

Sanghyang Heuleut

Sanghyang Tiroko

Tikoro dalam bahasa indonesia berarti “kerongkongan“, dan inilah lokasi yang dipercaya tempat hilangnya air danau purba bandung secara misterius. Tempat ini memang seperti kerongkongan, dimana aliran air di tempat ini akan lenyap masuk ke dalam tempat yang begitu sangat gelap.

Lokasi gua sanghyang tikoro ini persis bersebelahan dengan bangunan Power House PLTA, dan kita bisa menuju ke sana dengan menuruni tangga turun. Nah tepat di pelataran kecil di bawahnya, barulah kita bisa melihat dari dekat seperti apa sanghyang tikoro itu, meski sedikit tersembunyi.

Sanghyang Heuleut

Di sebelah selatan gua sanghyang tikoro terdapat 2 tebing tinggi yang tampak menjadi tembok pengahalang genangan danau purba. Nah dinding penghalang ini pulalah yang kemudian menghubungkan dua puncaknya yaitu Pasir Kiara yang tingginya 732 meter dan Puncak Larang 850 meter.

Sanghyang Poek

Tempat ini merupakan salah satu gua purbakala yang ada di Bandung, dengan bentuk menyerupai celah dan terhimpit tebing tinggi. Aliran sungai yang menuju Gua Sanghyang Poek ini tidak terlalu deras, dan disekitar gua ini dihiasi oleh batu-batuan yang besar sekali.

Pesona Indah

Jika kamu mau memasuki gua sanghyang heuleut ini, maka kita harus menyesuaikan dengan kondisi jalan dengan bebatuan yang miring dan berdiri. Setelah ada di dalam, maka anda akan menemukan 3 buah lorong, dan salah satunya lorong yang ada di tengah, itulah lorong menuju sanghyang poek.

Nah Itulah beberapa hal menarik yang bisa anda temukan dan nikmati jika berkunjung ke objek wisata Sanghyang Heuleut ini.

Pesona Keindahan Sanghyang Heuleut

Tebing

Beberapa berikut dibawah ini, pesona keindahan sanghyang heuleut yang jangan sampai kamu lewatkan jika berkunjung kesini.

Tempat Mandi Bidadari

Sanghyang Heuleut yang cukup unik dan terpencil, serta pemandangannya yang alami, memang memancing imajinasi dan mitos-mitos di lingkungan sekitar. Di antara masyarakat sekitar kawasan wisata, terdapat mitos bahwa lokasi ini dulunya merupakan tempat mandi bidadari.

Nah Dari namanya, Kamu bisa merasakan sensasi mitos yang kental: Sanghyang berarti sesuatu yang dianggap suci dan Heuleut berarti jeda, batas waktu atau sesuatu.

Keindahan Alami Sanghyang Heuleut

Nah selanjutnya keindahan wisata satu ini menjadi peninggalan danau purba yang dahulu kala menggenangi Bandung. Ia berbentuk kubangan air besar dengan tebing dan pepohonan di sekitarnya.

Indah Sekali

Di kubangan tersebut, kamu bisa berendam atau sekadar bermain air. Keasrian tempat wisata ini dihasilkan dari perpaduan antara pohon yang rindang, tebing yang kokoh dan air yang jernih. Sempurna sebagai tempat wisata alam pelepas penat dan bosan.

Hal Yang Menarik

Nah untuk hal yang menarik di sanghyang heuleut ada banyak yang bisa anda lakukan saat berwisata ke lokasi tempat ini bersama saudara, teman maupun berdua dengan pasangan.

Di sini anda bisa berenang di danau sanghyang heuleut, kemudian anda juga bisa bersantai menikmati keindahan alam serta tentunya berfoto selfie maupun wefie.

Harga Tiket Masuk

Setiap pengunjung yang mau masuk ke sanghyang heuleut ini akan dikenakan tarif sebesar Rp.10.000/ orangnya. Sementara untuk tarif parkirnya, kendaraan roda dua Rp.5.000 dan roda empat Rp.10.000.

Di sini juga pengelola objek wisata Perum Perhutani menyediakan jasa sewa pelampung untuk pengunjung Rp.20.000/orang.

Dan di sini juga masyarakat sekitar sediakan jasa memandu penjelajahan sanghyang heleut, sanghyang tikoro atau sanghyang poek dengan tarif mulai Rp.5.000 – Rp.50.000/orang.

Berenang

Jam Operasional

Tempat wisata ini terbuka bagi umum setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Lokasi

Alamat: Rajamandala Kulon, Kec. Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 43283

Mudahnya, kamu bisa mengunjunginya dengan PLTA Saguling sebagai patokannya. Tidak akan kesulitan mencari tempat wisata ini, jangan khawatir nyasar-nyasar. Jika kamu bingung, tentu bisa bertanya pada warga sekitar. Bertanya arah, tidak akan membuat kamu bingung dan kehilangan arah tentunya.

Rute Menuju Sanghyang Heuleut

Tempat wisata di bandung ini bisa kita tempuh baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan waktu berkendara sekitar 1.5 jam dari kota Bandung. Dari arah Bandung, silahkan anda bisa melewati jalan Raya Bandung – Cianjur, dan setelahnya masuk ke dalam gerbang masuk waduk saguling yang ada di sisi kiri jalan.

Ilustrasi Jalan Menuju Sanghyang Heuleut

Selanjutnya anda akan memasuki jalanan menuju Waduk Saguling dengan kontur jalanan yang berkelok, serta akan melewati Sanghyang Tikoro. Nah sahabat traveler’s, gerbang objek wisata sanghyang heuleut ini lokasinya tidaklah jauh dengan kawasan sanghyang tikoro.

Jaraknya tak lebih dari 200 meter dari gerbang, dan nanti ada pos awal berupa warung serta areal tempat parkiran. Selanjutnya dari lokasi pembayaran tiket masuk dan parkiran, anda melanjutkan perjalanan menuju lokasi sanghyang heuleut dengan berjalan kaki. Nah dari sinilah, ada warga sekitar yang menyediakan jasa guide untuk menjadi pemandu wisata anda.

Baca Juga : Tempat Wisata di Bandung Paling Bagus Dan Hits

Tips Berwisata

Nah sebelumnya ada beberapa hal yang harus anda perhatikan manakala mau pergi liburan dengan mengunjungi tempat wisata ini.

  • Medan jalan menuju objek wisata ini cukup sulit dilewati, maka gunakanlah sepatu dengan sol anti licin.
  • Saat anda berenang, selalu perhatikan keselamatan anda, tetap waspada dan tidak terlalu berlebihan.
  • Saat masuk ke dalam gua, perhatikan juga keselamatan, perhatikan bebatuan yang akan dilewati serta jalanan yang licin karena air.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!