Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Museum Brawijaya Malang

1 min read

Museum Brawijaya Malang

Nah salah satu wisata berupa museum di Kota Malang ini adalah Museum Brawijaya Malang atau dapat juga disebut Citta Utthapana Cakra yang mempunyai sebuah arti Api Penyebar Semangat.

Museum ini diresmikan sekitar pada tanggal 4 Mei 1968 oleh Kolonel Pur. Dr. Soewondo. Dan museum yang menyimpan berbagai macam koleksi benda yang bersejarah. Mulai dari zaman perang untuk melawan penjajah dulu. Museum ini mempunyai wilayah yang luasnya mencapai 10.500 m2 atau sekitar 1 hektar.

Jadi dengan memiliki berbagai koleksi yang disimpan. Museum ini banyak diminati oleh para wisatawan baik dari dalam maupun luar kota. Para wisatawan dapat menemukan benda bersejarah contohnya seperti gerbong maut, peta dan foto Kota Malang di zaman dahulu.

Dan relief Kerajaan Majapahit, perahu singgir, mobil antik yang mempunyai nilai sejarah, senjata tank untuk perang, dan benda – benda bersejarah lainnya. Dan yang tertata apik di setiap sudut Museum Brawijaya ini.

Wahana

Museum Brawijaya

1. Gerbong Maut

Gerbong maut ini sudah ada sejak pada zaman penjajahan Belanda yang dipergunakan oleh penjajah Belanda. Untuk mengangkut orang – orang Indoneia dalam jumlah yang banyak.

Gerbong ini tidak mempunyai sebuah ventilasi udara maka banyak dari mereka yang meninggal karena kehabisan oksigen. Dan hanya menyisakan 12 orang yang selamat.

Maka sebab inilah dinamakan menjadi Gerbong Maut. Konon katanya orang pribumi itu berangkat dari Bondowoso dan menuju ke Surabaya.

2. Tank Amfibi AM Track

Tank ini juga dulunya digunakan oleh Belanda yang ingin menduduki Malang yaitu di Masa Perang Kemerdekaan pertama. Yang sudah menewaskan 35 orang dari anggota TRIP.

Dan kekalahan pada saat itu karena kalah senjata dengan Belanda. Maka jenazah – jenazah itu dimakamkan di utara dari ujung timur Jalan Salak. Sekarang disebut Taman Makam Pahlawan TRIP Malang.

Baca Juga : Sindu Kusuma Edupark

3. Tank hasil buatan Jepang

Tank ini terlihat ketika anda memasuki museum pertama kali yaitu tank yang digunakan pada saat pertempuran 10 November 1945 di Kota Surabaya. Dan tank ini adalah hasil buatan oleh Jepang.

4. Mobil dengan Julukan “De Soto USA”

Mobil ini pernah digunakan oleh Kolonel Soengkono ini dapat anda lihat di sana yaitu dengan julukan De Soto USA.

5. Patung Jenderal Sudirman

Dibangunnya patung ini bertujuan untuk dapat mengenang dan mengabadikan semua jasa dari Jenderal Sudirman.

Fasilitas

  • Toilet Umum
  • Tempat Ibadah (kecil)
  • Gazebo
  • Kantor Informasi
  • Warung Makan
  • Tempat Penginapan
Museum Brawijaya

Peran dari Museum Brawijaya

  1. Sebagai utuk tempat untuk rekreasi.
  2. Sebagai untuk tempat untuk penelitian ilmiah.
  3. Sebagai media belajar sejarah.
  4. Sebagai tempat dibinanya mental juang generasi muda.
  5. Sebagai tempat pewarisan nilai TNI angkatan 45 dan nilai juang 45.

Lokasi

Museum Brawijaya Malang ini berada di provinsi Jawa Timur lebih tepatnya di Jalan Ijen Nomor 25A, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Malang.

Apabila anda berangkat dari Stasiun Kota Batu Malang. Maka anda dapat menggunakan angkutan kota AL yang terletak di depan stasiun Kota Baru Malang. Sehingga anda langsung bisa turun di museum tujuan anda ini.

Jam Operasional

HariJam Operasional
Senin – Sabtu08.00 – 14.00 WIB
Minggu08.00 – 15.00 WIB

Harga Tiket Masuk

Untuk harga tiket masuknya memang sangatlah murah. Yaitu sebesar sebesar 3.000 rupiah saja per orang. Namun dengan membayar 3.000 rupiah. Anda dapat berkeliling melihat koleksi di Museum Brawijaya.

Tips Wisata

  1. Lebih baik anda datang pada saat hari – hari kerja karena tidak terlalu ramai.
  2. Anda siapkan kamera untuk mengabadikan moment di museum ini.
  3. Anda jangan merusak benda – benda yang ada di museum.
  4. Anda harus menjaga kerapian dan kebersihan didalam museum.

Demikian pembahasan ulasan mengenai tempat wisata edukasi Museum Brawijaya Malang. Semoga dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.