15 Wisata Kuliner Khas Cirebon Terkenal Paling Lezat Dan Enak

Diposting pada

Makanan Khas Cirebon Kota Cirebon memang layak jika menjadi salah satu destinasi berlibur karena menawarkan banyak hal, seperti wisata sejarah mengenai kerajaan Islam, kisah para wali, situs-situs peninggalan zaman Belanda, dan tak lupa makanan khas Cirebon yang bisa membahagiakan seisi perut.

Nah pesona wisata yang ada di Cirebon mungkin sudah cukup umum yah kalo dibahas. Oleh karena itu, kami akan mengajak kamu berkenalan dengan sejumlah kuliner yang berasal dari kota Cirebon. Dan tentunya, kebanyakan masakan khas Cirebon ini memang tergolong ke dalam masakan Sunda lho.

1. Nasi Lengko

Nasi Lengko

Nasi lengko merupakan sebuah makanan yang hampir sama dengan nasi jamblang. Nasi putih dihidangkan bersama lauk-pauk yang cukup banyak. Untuk bedanya, lauk yang digunakan pada nasi lengko ini lebih menyehatkan, seperti tahu goreng, tempe goreng, timun, tauge, dan juga daun kucai. Selain itu juga ada perbedaan pada tambahan bumbu penggugah selera makan. Jika nasi jamblang dimakan bersama sambal, berbeda dengan nasi lengko yang dimakan bersama guyuran sambal kacang.

2. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang

Nasi jamblang adalah kuliner nasi yang disajikan berama setidaknya 40 jenis lauk-pauk yang bisa dipilih sesuai selera penikmatnya. Dahulu nasi jamblang hanya menyajikan nasi putih dengan tambahan lauk-pauk yang sangat sederhana seerti tahu, tempe, dan sambal.

Namun seiring berjalannya waktu, lauk-pauk yang dihidangkan bersama nasi terus ditambahkan hingga menjadi sekitar 40 jenis panganan. Untuk lauk-pauknya sendiri yang paling umum digunakan adalah telur, tempe bacem, sate, dan urap. Nasi jamblang selalu mengutamakan ciri khasnya, yakni dibungkus dengan daun jati sehingga beraroma dan bercita rasa lebih gurih.

3. Tahu Kuningan

Tahu Kuning

Tahu kuning merupakan sebuah makanan yang diolah dari biji kedelai pilihan yang melalui proses fermentasi. Tahu ini sebenarnya berasal dari kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Tekstur dari tahu khas Kuningan lebih padat dan rasanya juga terkenal lebih gurih dibanding jenis tahu dari daerah lain.

Nah untuk ukuran dari tahu kuningan biasanya kecil dan juga warna permukannya cokelat. Selain itu, dari penampilan luarnya tahu kuningan ini mirip tahu sumedang. Tapi jika diperiksa hingga seluruh bagiannya tahu kuningan mempunyai bagian dalam yang lebih padat dan lembut dibandingkan tahu sumedang.

4. Tahu Gejrot

Tahu Gejrot

Panganan satu ini sekarang tak hanya terdapat di daerah asalnya, tetapi juga bisa ditemui di kota-kota besar lain di seluruh Indonesia. Tahu gejrot merupakan sebuah makanan ringan warga Cirebon yang memiliki bentuk penyajian yang sederhana.

Tahu yang telah digoreng biasanya akan dipotong-potong menggunakan gunting dan juga diletakkan dalam wadah piring, nah biasanya piringnya berwarna hitam yang dibuat dari tanah liat. Sebelum tahu diiris pada piring harus sudah tersedia bumbu yang diulek, seperti bawang merah, bawang putih, gula merah, dan cabai rawit. Dan terakhir setelah bumbu dan juga tahu siap barulah kuah disiram yang menandakan tahu gejrot sudah sap dihidangkan.

5. Empal Asam

Empal Asam

Empal asam merupakan sebuah makanan yang masih satu keluarga sama dengan empal gentong. Dari segi bahan yang dipakai sama-sama menggunakan daging sapi. Daging sapi diolah dengan cara direbus hingga empuk. Perbedaan yang terdapat pada kedua jenis makanan ini terletak pada kuahnya.

Jika kuah empal gentong dicampur dengan santan, lain halnya dengan empal asam yang menggunakan kuah bening. Kuah empal asam diberi tambahan berupa tomat dan belimbing wuluh sehingga menciptakan rasa asam-asam segar. Empal asam biasanya dimakan bersama nasi putih dan sambal. Di Cirebon cukup banyak warung-warung makan yang menjual empal asam.

6. Sate Kalong

Sate Kalong

Hampir sebagian orang menganggap makanan khas Cirebon yang terkenal ini merupakan sajian sate yang menggunakan daging kelelawar. Padahal, kata ‘kalong’ yang tersemat pada akhiran nama makanan ini tidak merujuk pada hewan kelelawar, melainkan penjual satenya yang hanya keluar pada saat sore hingga matahari tenggelam atau bahkan berjualan sepanjang malam. Untuk dagingnya sendiri sate kalong menggunakan daging kerbau. Unik, bukan? Daging kerbau dipilih untuk membentuk ciri khas tersendiri pada kuliner satu ini.

7. Bubur Sop Ayam

Bubur Sop Ayam

Bubur sop ayam adalah makanan khas Cirebon yang mirip dengan nasi tim lembek yang diberi kuah sop. Buburnya tidak mudah hancur seperti bubur-bubur pada umumnya, melainkan kental seperti nasi tim. Dalam satu mangkuk bubur sop ayam terdapat suwiran ayam, kerupuk kanji oranye, irisan daun bawang, daun seledri, kacang goreng, dan taburan bawang goreng yang melimpah. Selain itu juga terdapat tambahan bumbu tauco dengan butiran kacang kedelai yang masih utuh sehingga memberikan rasa gurih yang lebih nendang.

8. Docang

Docang sekilas memang terdengar mirip dengan doclang menjadi makanan khas Bogor. Sebagian bahan yang digunakan pada docang juga hampir sama dengan doclang, seperti lontong yang menjadi bahan pokoknya. Namun untuk bahan-bahan lainnya sangatlah berbeda.

Nah jika doclang menggunakan siraman saus kacang, maka beda dengan docang yang dibumbui oleh sayur oncom dage atau juga oncom gembos yang dicampur dengan sedikit bungkil kacang tanah dan juga parutan kelapa muda.

Selain itu, dalam satu piring docang memang umumnya ada komposisi bahan seperti daun singkong, lontong, tauge, oncom gembos, dan juga kerupuk. Nama docang sendiri merupakan singkatan dari ‘Bodo’ yang berarti baceman dari oncom dage dan ‘Kacang Hijau’ yang dijadikan tauge.

9. Bubur M. Toha

Bubur M Toba

Warung Bubur M. Toha menyajikan hidangan makanan khas warung-warung burjo, seperti bubur ayam, jamu, mie instan, dan juga pastinya bubur kacang ijo. Nah bubur kacang ijo berada di warung Bubur M. Toha yang dianggap sebagai bubur kacang ijo dengan rasa yang paling nikmat seantero Cirebon. Selain itu, dalam satu porsi bubur kacang ijo ada bahan-bahan pelengkap yang biasanya umum dijumpai, contohnya seperti ketan hitam dan juga satu atau dua potong roti tawar yang lembut.

10. Rujak Kangkung

Rujak Kangkung

Rujak kangkung merupakan makanan yang berasal dari desa Cibingin yang terletak di kab. Kuningan. Meski asalnya tak dari Cirebon, namun kita bisa juga mendapati makanan ini di irebon. Nah sesuai namanya, rujak kangkung merupakan panganan khas yang berbahan utama sayuran kangkung. Selain itu, kangkung tidak diolah dengan cara ditumis itu karena akan dijadikan sebagai rujak.

Dan juga kangkung mula-mula dipotong-potong dan juga direbus sampai matang. Selanjutnya kangkung rebus yang ingin disajikan maka harus disiram bumbu rujak yang terbuat dari campuran cabai, terasi, bawang merah bakar, dan juga asam jawa. Nah ketika menyantap rujak kangkung harus ditemani dengan nasi putih. Tak perlu pakai sambal tambahan karena rujak kangkung sudah memberikan rasa asam pedas yang bisa membantu menjaga selera makan.

11. Sate Kentang

Sate Kentang

Sate ini memang termasuk unik karena dengan kehadirannya yang pertama kali langsung menjadi incaran banyak orang di Cirebon, khususnya itu dari kalangan anak-anak dan juga remaja. Selain itu, kentang yang ditusuk dengan tusuk sate kemudian dibalut dengan bumbu tepung yang kemudian digoreng.

Digoreng, bukan dibakar seperti kuliner berbentuk sate pada umumnya lho. Setelah itu, sate kentang yang sudah matang disajikan dengan bersama saus gula merah dan juga kuah kacang jadinya rasa gurihnya berpadu dengan pedas manis dari campuran dua jenis bumbu tersebut.

12. Pedesan Entog

Pedesan Entog

Entog atau entok adalah unggas yang terolong dalam keluarga bebek yang banyak dipelihara untuk diambil daging dan telurnya. Nah dalam dunia perkulineran, memang hewan yang satu ini banyak sekali diambil dagingnya untuk diolah menjadi aneka bentuk masakan.

Semisal di Cirebon ada olahan entok berupa pedesan entog. Seperti namanya, daging entog diolah dengan bumbu pedas sehingga rasanya sangat nampol di lidah. Kamu bisa mendatangi salah satu warung penjualnya yang terletak di desa Megu Gede, kec. Weru, kab Cirebon. Namanya warung Entog Mang Nana, nah disini menyajikan pedesan entog yang bisa diatur level kepedasannya.

14. Gado-gado Ayam

Gado-Gado Ayam

Jangan kamu kira kalau gado-gado hanya dipunyai oleh Betawi. Saat bertandang ke Cirebon, kamu juga akan menemukan gado-gado khas Cirebon berupa gado-gado ayam. Nah Gado-gado ini adalah hidangan gado-gado yang berbeda karena ada paduan kuah kacang dan juga gulai kari ayam yang lezat lho. Nah setiap orang yang kepengen mencicip kenikmatan gado-gado ayam bisa datang saja ke Jl. Kesambi, karena di sana ada penjual gado-gado ayam yang sudah berjualan hampir sekitar sepuluh tahun.

Selain itu, untuk sebagian bahan yang pada gado-gado ayam adalah menyerupai gado-gado yang pada umumnya, yaitu terdapat kentang rebus, irisan lontong, potongan tahu, cacahan timun, tauge rebus, dan juga telur rebus yang dibelah dua. Namun pada gado-gado ayam diberi tambahan suwiran ayam goreng, bumbu kacang, dan terakhir disiram dengan kuah kari ayam.

15. Kambing Bakar

Kambing Bakar

Tekstur dari dagingnya begitu empuk yang rasanya semakin nikmat karena lumuran bumbu yang meresap hingga ke bagian dalam. Jika ingin memesan kambing bakar pembeli bisa memilih bagian punggung atau paha. Untuk harganya sendiri beragam. Biasanya harga per sajian ditentukan berdasarkan ukuran dagingnya.

Baca Juga : Tempat Wisata di Cirebon Paling Bagus Dan Hits

Itulah beberapa makanan khas Cirebon yang wajib untuk anda coba. Makanan khas diatas memiliki cita rasa yang khas sehingga akan membuat anda semakin jatuh cinta pada Cirebon.

[Total: 0    Average: 0/5]
Alfian
Hobi membaca dan menulis travelling atau wisata. Aktif menulis di blog, media sosial, forum, dan berbagai platform penulisan lain di internet sejak tahun 2015.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *