Erlena Kimberly Once again, we have not conquered the peak, but yourself.

Jembatan Wheatstone

1 min read

Jembatan Wheatstone

Jembatan Wheatstone merupakan suatu rangkaian yang tida dapat ditentukan hambatan penggantinya. Apabila dengan rumus susunan hambatan seri maupun susunan pararel. Dibawah ini artikel meliputi pengertian, rumus, gambar dan contoh soal.

Pengertian Jembatan Wheatstone

Jembatan Wheatstone yaitu suatu susunan rangkaian listrik guna mengukur suatu tahanan yang tidak diketahui besarannya.

Fungsi dari Jembatan Wheatstone untuk mengukur nilai suatu hambatan dengan cara arus yang mengalir galvanometer sama dengan nol sebab potensial ujungnya sama besar. Maka dapat dirumuskan dengan perkalian silang.

Untuk cara kerja Jembatan Wheatstone yaitu sirkuit listrik pada 4 tahanan dan sumber tegangan yang dihubungkan melalui 2 titik diagonal dan pada kedua diagonal yang lain dimana galvanometer ditempalkan.

Gambar Jembatan Wheatstone

Gambar di bawah ini yaitu bentuknya sedikit berbeda tapi sejatinya sama. Gambar tersebut yaitu susunan jembatan Wheatstone.

Jembatan Wheatstone

Adapun dibawah ini yaitu rangkaian untuk jembatan listrik selain jembatan wheatstone yaitu jembatan Wien, jembatan Kelvin, dan lain sebagainya. Rangkaian jembatan pada umumnya digambarkan seperti pada gambar di bawah ini.

Jembatan Wien

Untuk gambar diatas yaitu dijelaskan bahwa penyusun X1, X2, X3, dan X4 adalah komponen listri resistor, kapasitor, induktor, ataupun gabungan dari ketiganya. Dan untuk penyusun G yaitu Galvanometer yang berperan aktif sebagai rangkaian jembatan.

Baca Juga : Best Things to Do in La Louvière

Cara Menentukan Hambatan Pengganti

Dan untuk mendapatkan besarnya suatu hambatan pengganti pada tiap susunan hambatan jembatan Wheatstone dapat menggunakan aturan dan rumus berikut.

1. Jika perkalian silang antara R1 dan R3 sama dengan R2 dan R4 maka R5 dapat diabaikan hingga hanya menjumlah secara seri lalu dipararelkan.

Hambatan Tengah Ditiadakan

Kemudian sesudah chambatan tengah dianggap tidak ada, menggunakan prinsip seri-pararel untuk menemukan besarnya suatu hambatan pengganti.

2. Apabila perkalian silang antara R1 dan R3 tidak sama dengan perkalian antara R2 dan R4. Maka hambatan harus diganti dengan hambatan baru hingga susunan hambatannya menjadi seperti di bawah ini.

Hambatan Pengganti

Keterangan
R1, R2, dan R5 diganti dengan Ra, Rb, dan Rc. Hingga susunan menjadi seperti di bawah ini.

R1

Rumus

  • Ra = R1 . R2 / (R1 + R2 + R2)
  • R2 = R1 . R5 / (R1 + R2 + R2)
  • R3 = R2 . R5 / (R1 + R2 + R2)

Kemudian hanya melanjutkan dengan prinsip seri dan pararel hambatan dan untuk menemukan hambatan penggantinya.

Baca Juga : Jembatan Wheatstone

Contoh Soal

Perhatikan gambar dibawah

Contoh Soal Jembatan Wheatstone

Tentukanlah besar hambatan penggantinya!

Jawab
R1. R4 ≠ R2. R3
Hambatan perlu diganti hingga menjadi

Ra = (2×4) / (2+4+2)
= 8/8
= 1 Ω

Rb = (2×2) / (2+4+2)
= 4/8
= 0,5 Ω

Rc = (4×2) / (2+4+2)
= 8/8
= 1 Ω

Rb dan R2 dirangkai seri
Rb2 = Rb + R2 = 0,5 + 1,5 = 2 Ω

Rc dan R4 (dirangkai seri)
Rc4 = Rc + R4 = 1 + 1 = 2 Ω

Rb2 dan Rc4 dirangkai pararel
1/Rb2c4 = 1/2 + 1/2
1/Rb2c4 = 1
Rb2c4 = 1Ω

Ra dan Rb2c4 (dirangkai seri)
Rtotal = Ra + Rb2c4
Rtotal = 1 + 1 = 2 Ω

Maka besarnya hambatan pengganti yaitu 2 Ω

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai jembatan wheatstone, Semoga dapat bermanfaat

Erlena Kimberly Once again, we have not conquered the peak, but yourself.
close