Garuda Wisnu Kencana

Nah jika kita berbicara mengenai Bali, mungkin kita pasti tahu bahwa salah satu pulau yang berada di Indonesia ini mempunyai segudang daya tarik yang bisa membuat mata para wisatawan akan merasa terpesona. Nah berbagai tempat wisata menjadi primadona semua orang terutama bagi mereka yang sangat menyukai kegiatan traveling keseluruh penjuru. Ada banyak juga tempat-tempat religi seperti Patung Garuda Wisnu Kencana yang menjadi tempat favorit wisatawan.

GWK

Pesona Pulau Bali Yang Indah

Bali memang menjadi daya tarik wisatawan luar negeri terutama yang berasal dari Benua Eropa. Wisata Bali bagaikan sebuah paket lengkap yang memadukan wisata alam, wisata religi, wisata bahari, dan juga sarana mengenal budaya Bali yang menjadi keunikan tersendiri pulau ini. Bahkan banyak yang menyebut Bali sebagai “surga terakhir” yang ada di Bali.

Dan juga banyak juga para seniman yang datang ke Bali untuk memperoleh “muse” mereka atau “inspirasi” yang akan mereka gunakan untuk membuat karya seni. Sudah ada banyak seniman terkenal dari luar negeri yang berkunjung ke Bali hanya untuk mencari inspirasi.

Salah satunya adalah Adrien Jean Le Mayeur de Merpes. Adrien adalah salah seorang pelukis asal Belgia yang memutuskan untuk tetap tinggal di Bali pada tahun 1932.

Baca Juga : Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Nah Beliau juga menikahi salah seorang model lukisannya yang juga seorang penari asal Bali, Ni Polok. Selain Adrien, ada juga seorang pelukis Jerman, Walter Spies yang memutuskan untuk tinggal di Bali.

Walter juga berjasa dalam menghidupi Museum Etnografi yang hampir saja ditutup karena hancur akibat terkena letusan Gunung Batur.

Kemudian sejak saat itu ada banyak tokoh-tokoh Eropa yang datang ke Bali hanya untuk menyaksikan dengan kedua mata mereka sendiri keindahan Pulau Bali.

Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah salah satu patung terbesar yang ada di Bali. Patung ini dibangun sejak tahun 1989. Pendiri patung ini merupakan seniman asli Bali, yaitu I Nyoman Nuarta. Pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana ini pada awalnya mengalami pertentangan.

Namun akhirnya pada tahun 1997 dibangunlah patung tersebut di daerah Bukit Ungasan, Kuta Selatan, Badung. Bentuk awal Patung Garuda Wisnu Kencana adalah perbukitan kapur yang kemudian diiris dan dipahat serta dijadikan patung sebagai sebuah karya seni.

Seni memahat bukit ini kemudian disebut dengan seni lahan (art land). Menurut rencana awal, patung Garuda Wisnu Kencana akan dibangun setinggi 121 meter. Hal ini berarti apabila patung Garuda Wisnu Kencana selesai dibuat, patung ini akan mengalahkan rekor patung tertinggi yang dipegang oleh Patung Liberty. Patung ini pun disebut-sebut sebagai patung yang mendapat perlakuan teknik las dan cor terbesar di dunia.

Pemasangan mahkota Dewa Wisnu pada patung Garuda Wisnu Kencana pada upacara Pasupati merupakan momen yang sangat penting dalam pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana ini.

Mahkota tersebut mahkota yang berlapiskan emas sebagai lambang kencana dan memiliki berat sekitar 3,5 ton. Kawasan taman wisata patung Garuda Wisnu Kencana memiliki luas sekitar 240 hektar.

Ada banyak kegiatan yang biasanya diadakan di daerah patung Garuda Wisnu Kencana, diantaranya adalah Pementasan Tari Bali, Ballet Garuda Wisnu, Instrumen Rindik, Tari Barong dan Keris, dan lain sebagainya. Nama Garuda Wisnu Kencana sendiri memiliki arti yaitu “burung Garuda yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu”.

GWK Bali

Daya Tarik

Rencananya, patung Garuda Wisnu Kencana ini akan dijadikan maskot pulau Bali seperti Monas yang telah menjadi ciri khas kota Jakarta. Hal ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi masyarakat Indonesia karena sebentar lagi negara kita akan memiliki patung tertinggi di dunia mengalahkan patung Liberty.

Jika ditelisik lebih dalam, ternyata bagian-bagian patung Garuda Wisnu Kencana dibuat terpisah antara tubuh Dewa Wisnu dengan patung kepala garuda. Memang ada alasan tersendiri mengapa patung tersebut dibuat terpisah. Hal ini dijelaskan sendiri oleh I Nyoman Nuarta, jika patung dibuat terpisah maka akan menimbulkan rasa penasaran tinggi bagi wisatawan akan hasil akhir proyek tersebut.

Tak heran jika patung ini sangat megah. Di balik proses pembuatannya yang berlangsung hingga hampir 28 tahun, patung Garuda Wisnu Kencana telah menghabiskan banyak biaya.

Peralatan serta bahan-bahan yang digunakan pun berkualitas tinggi sehingga mampu menghasilkan karya seni rupa yang sangat megah. Bahkan menurut informasi, patung Garuda Wisnu Kencana menghabiskan sebanyak 754 modul dengan total mencapai 2.900 ton.

Ada puluhan ribu batang baja yang digunakan dan lebih dari 150.000 baut untuk menyambung persendian patung. Anda mungkin baru mengetahui fakta ini, akan tetapi ternyata di dalam patung GWK ada beberapa lantai yang bisa diakses langsung oleh pengunjung.

Total lantai tersebut berjumlah 30 lantai, akan tetapi hanya akan ada 23 lantai yang bisa dimasuki oleh pengunjung. Hal ini dikarenakan ada beberapa lantai tertentu seperti lantai 30 yang berada di atas kepala Dewa Wisnu yang tidak boleh sembarangan diinjak orang karena kesuciannya. Pengunjung hanya bisa mengakses hingga lantai 23 yang berada di bahu Dewa Wisnu.

Garuda

Harga Tiket Masuk & Jam Buka

GWK dibuka dari jam 08:00 – 22:00. Nah untuk bisa memasuki kawasan Garuda Wisnu Kencana, setiap wisatawan akan dikenakan biaya tiket masuk. Selain itu, tidak ada perbedaan antara harga tiket masuk Garuda Wisnu Kencana WNI dan WNA.

KategoriHarga Tiket
DewasaRp 125,000/Orang
Anak (5 – 12 tahun)Rp 100,000/Anak
Masuk kedalam area patung GWK.Rp 200,000/Orang

Lokasi GWK

GWK lokasinya di dalam area taman budaya di kawasan tempat wisata Ungasan Bali. Nah Nama tempatnya Taman Budaya GWK Bali. Alamat berada di Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Nah Jika anda berangkat dari bandara Ngurah Rai menuju lokasi tempat wisata Garuda Wisnu Kencana, akan menempuh jarak 12 KM.

Rute Menuju Lokasi

Untuk mencari lokasi dari taman budaya GWK Bali, tidaklah susah. Anda dapat menggunakan aplikasi Google Map atau Waze di handphone. Ada banyak pilihan transportasi untuk liburan ke GWK Bali, berikut ini pilihannya.

Transportasi Umum

Anda bisa menggunakan transportasi umum untuk mencapai GWK. Seperti:

  • Jika anda menginap diluar kawasan wisata Jimbaran, Kedonganan atau Ungasan, maka biaya transfortasi menggunakan taksi akan menjadi mahal.
  • Menggunakan Ojek Online.

Kendaraan Pribadi

Selain dengan kendaraan umum, anda juga bisa mencapai GWK dengan menggunakan kendaraan pribadi:

  • Sewa sepeda motor. Kendaraan pribadi disini maksudnya anda tidak perlu membawa dari daerah asal anda, karena disini ada banyak penyewaan sepeda motor. Rata-rata harga sewa sepeda motor di Bali sekitar 125,000/24 jam. Menggunakan sepeda motor akan menjadi cara terbaik apabila, anda hanya liburan bersama pasangan.
  • Sewa mobil dengan sopir plus BBM di Bali. Selain dengan sepeda motor, anda juga bisa menyewa mobil selama 12 Jam, dengan harga sewa mobil tetap. Waktu 12 Jam dengan menggunakan jasa sewa mobil plus sopir murah di Bali, akan jauh menghemat biaya transportasi anda dibandingkan menggunakan taksi.
  • Mobil pribadi, anda juga bisa membawa mobil pribadi kesini, atau anda sewa mobil tanpa sopir.
  • Menggunakan jasa paket tour. Pilih terakhir adalah dengan menyewa jasa tour and travel. Ada banyak sekali jasa tour and travel di Bali, silahkan anda pilih.

Baca Juga : Tempat Wisata di Ubud yang Wajib Dikunjungi

Demikian ulasan mengenai wisata Patung Garuda Wisnu Kencana yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bisa menjadi referensi liburan anda.

Alfian
Founder sekaligus Content Specialist di Aneka Wisata Seru yang memiliki passion menulis artikel seputar wisata terlengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *